Visi dan Misi

  • Visi Satuan Pendidikan

Munculnya visi, misi di SMA N 10 Padang berdasarkan pada jabaran Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 3 menyebutkan “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”

Sedangkan tujuan pendidikan dikembangkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 1 bahwa “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”

Visi dan Misi SMA Negeri 10 Padang dilatarbelakangi oleh spritualitas keagamaan, kepercayaan dan bertaqwa menurut budaya adat Minangkabau Adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah. Melalui penanaman nilai-nilai tersebut sehingga mampu untuk mengembangkan karakteristik dan kepribadian terhadap peserta didik.

Kepribadian merupakan cara umum bagi seseorang untuk bereaksi dan berinteraksi dengan orang lain. Kepribadian paling sering digambarkan dalam hal sifat-sifat seseorang yang dapat diukur. Siswa yang memiliki budaya sopan santun, berkepribadian jujur dan berakhlak mulia. Siswa cerdas dan mampu mengukur diri terhadap siswa lain, menciptakan karya yang inovatif. Siswa yang selalu memperhatikan sekolah dan lingkungan tempat tinggal untuk menciptakan lingkungan yang asri.

Dalam usaha mewujudkan tujuan pendidikan nasional sekolah harus menyusun visi dan misi sekolah. Untuk mencapainya diperlukan progam kerja yang baik dan berkelanjutan. Visi SMA Negari 10 Padang adalah “Beriman, Berakhlak Mulia, Unggul Akademik dan Non akademik Secara Global, dan Berbudaya Lingkungan”

Indikator visi:

  1. Terwujudnya siswa yang terampil serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Terwujudnya kualitas ibadah sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya.
  3. Terpenuhinya standar kompetensi lulusan yang kompetitif.
  4. Terwujudnya proses pembelajaran yang berkualitas dalam suasana menyenangkan.
  5. Menyiapkan kegiatan ekstra kurikuler sesuai dengan minat dan bakat peserta didik.
  6. Terwujudnya sistem penilaian yang berkualitas.
  7. Mempunyai kemampuan untuk berkompetisi baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
  8. Terwujudnya sekolah yang berwawasan global yang mampu bersaing dengan sekolah nasional dan lokal.
  9. Terwujudnya perilaku sikap hidup bersih, sehat dan cinta lingkungan.
  10. Terwujudnya penerapan nilai-nilai budaya yang sehat.
  11. Terwujudnya sekolah adiwiyata sebagai kebanggaan warga sekolah dan masyarakat.
  12. Terwujudnya sekolah yang berwawasan lingkungan menuju Green School
  • Misi Satuan Pendidikan
  1. Menciptakan lulusan yang mampu menunaikan ibadah sesuai dengan tuntutan agama.
  2. Menghasilkan lulusan yang berperilaku terpuji sehingga dapat ditiru dan ditauladani oleh orang lain
  3. Membentuk siswa yang bertingkah laku yang sopan, santun, dan peduli pada orang tua, guru serta sesama
  4. Mengantarkan peserta didik untuk meningkatkan  prestasi belajar sesuai standar sekolah dan bersaing mendapatkan  perguruan tinggi favorit dalam dan luar negeri
  5. Menyalurkan bakat dan minat peserta didik sesuai dengan potensi yang dimilikinya
  6. Menciptakan peserta didik yang mampu berkomunikasi dalam kegiatan publik balk dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris atau bahasa Asing lainnya
  7. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan pada bidang studi yang diaplikasikan dengan penguasaan Teknologi, Informasi dan Komunikasi dengan membangun network antar sesama siswa dalam dan luar negeri
  8. Mewujudkan lulusan yang memiliki jiwa pengabdian kepada masyarakat dan peduli Lingkungan
  9. Membekali peserta didik menjadi peneliti muda dengan  memanfaatkan sumber daya alam sebagai salah satu media dalam penelitian.
  10. Membekali peserta didik dengan pengetahuan cara memanfaatkan barang bekas menjadi nilai jual
  • Tujuan Satuan Pendidikan
  1. Terwujudnya kurikulum dan sistem pengujian berbasis kompetensi dalam usaha mencapai nilai USBK rata-rata  diatas  85 untuk setiap mata pelajaran dan diterima di Perguruan Tinggi negeri akreditasi A  95 %.
  2. Meningkatnya  kompetensi  dan kualifikasi tenaga  pendidik,  lebih dari 50 % dengan  kualifikasi S 2 dan kompeten dalam bidang masing-masing sesuai dengan tuntutan program pembelajaran yang berkualitas.
  3. Meningkatnya kemampuan tenaga kependidikan untuk menyelenggaran administrasi pendidikan secara profesional sesuai dengan tupoksi masing-masing.
  4. Terpenuhinya  kebutuhan sarana dan prasarana  sekolah yang representatif  denga jumlah dan kualitas sesuai standar nasional. Dengan penekanan kepada  sarana prasarana bertaraf internasional dan berbasis  ICT.
  5. Terjalinnya kerjasama dengan lembaga terkait masyarakat dan dunia usaha/ dunia industri  dalam rangka pengembangan program pendidikan yang berakar pada budaya bangsa dan mengikuti perkembangan IPTEK.
  6. Terciptanya PBM yang mengarah pada program pembelajaran berbasis ICT dan Inovatif.
  7. Meningkatnya  pelaksanaan program pengembangan multiple intelegensi siswa (IQ, EQ dan SQ ) yang terwujud dalam kegiatan ekstra kurikuler dan pengembangan diri.
  8. Diterapkannya  KTSP oleh guru dalam PBM, Sehingga siswa mampu mencapai standar kompetensi  diatas 80 %.
  9. Terwujudnya  SMA Negeri  10 Padang pada tahun  2021-2022 menjadi center of Excellent dalam bidang pelayanan, out came, serta  keterlibatan orang tua murid dan stakeholder dalam pengembangan sekolah.
  10. Tercapainya  lingkungan sekolah adiwiyata tingkat provinsi pada tahun 2021-2022.
  11. Terlaksananya kultur sekolah dengan budaya 5S (Sapa, senyum, salam, santun dan sholat).
  12. Terwujudnya komitmen sekolah peduli lingkungan dan ramah sosial terhadap pengembangan dan perluasan akses sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan.
  • Profil Pembelajaran

Pengembangan Profil Pembelajaran SMAN 10 Padang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Pembentukan karakter berdasar Profil Pelajar Pancasila
  2. Melaksanakan pembiasaan sikap berbasis Profil Pelajar Pancasila secara terintegrasi pada 100% mata pelajaran yang diselenggarakan baik dalam bentuk tatap muka atau dalam bentuk kegiatan proyek.
  3. Melaksanakan 100% penilaian sikap berbasis Profil Pelajar Pancasila.
  4. Mendorong 100% pelajar mencapai minimal predikat BAIK pada penilaian sikap berbasis Profil Pelajar Pancasila
  5. Proses belajar yang manageable namun tetap berkualitas
  6. Mendorong agar tingkat keterlibatan pelajar dalam proses belajar mengajar mencapai minimal 95%.
  7. Mengelola proses belajar mengajar agar tingkat kepuasan pelajar mencapai minimal 90%.
  8. Keahlian berfikir kreatif dan berfikir kritis
  9. Mengintegrasikan project based learning pada 100% mata pelajaran.
  10. Memfasilitasi 100% pelajar menghasilkan minimal 1 produk kreatif per tahun dari project based learning.
  11. Melaksanakan 100% proses penilaian yang mengandung minimal 25% soal bertipe HOTS. d. Membekali agar 100% pelajar mampu menjawab minimal 70% soal bertipe HOTS dengan dengan benar.
  12. Penguasaan 6 literasi dasar
  13. Membekali agar 100% pelajar mampu menjawab minimal 100% soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimal) dengan tingkat level kognitif 1 dengan benar.
  14. Membekali agar 100% pelajar mampu menjawab minimal 80% soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimal) dengan tingkat level kognitif 2 dengan benar.
  15. Membekali agar 100% pelajar mampu menjawab minimal 60% soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimal) dengan tingkat level kognitif 3 dengan benar.
  16. Kompetensi pengetahuan dan keterampilan minimal tingkat SMA
  17. Memfasilitasi 100% pelajar untuk mampu mencapai rata-rata nilai akhir tahun ajaran minimal 75 pada aspek pengetahuan dan keterampilan.
  18. Menangani 100% pelajar yang mengalami permasalahan pembelajaran agar dapat terselesaikan.
  19. Karya tulis yang orisinil
  20. Membekali 100% pelajar dengan pengetahuan tata cara penulisan karya ilmiah melalui proyek Profil Pelajar Pancasila
  21. Memfasilitasi 100% pelajar menghasilkan minimal 1 karya tulis ilmiah sesuai dengan minatnya dengan maksimal 20% pada plagiarism score (menggunakan turnitin checker)
  22. Keahlian kecakapan hidup dan berprestasi sesuai bakat dan minat
  23. Mendorong 100% pelajar memilih kelas peminatan berdasar bakat dan minatnya.
  24. Mengikutsertakan 100% pelajar pada minimal 1 ekstrakurikuler pilihan sesuai bakat dan minatnya.
  25. Mengikutsertakan 100% pelajar pada minimal 1 program life skill sesuai bakat dan minatnya.
  26. Mengikutsertakan 100% pelajar pada minimal 1 lomba/kompetisi akademik dan non akademik per tahun atau minimal 1 kali program magang sesuai bakat dan minatnya.

Untuk dapat mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan SMAN 10 Padang menyusun beberapa rencana strategi pelaksanaan.

Adapun strategi-strategi tersebut adalah:

  1. Menyusun tim penjamin mutu dan tim pengembang kurikulum
  2. Melakukan analisis konteks terhadap kondisi dan lingkungan sekolah.
  3. Menyusun rencana kurikulum operasional sekolah dengan melibatkan unsur dinas pendidikan setempat, pakar, perwakilan DUDI (Dunia usaha dan dunia industri) dan komite sekolah
  4. Melakukan analisis kebutuhan program sekolah (kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, pelatihan, pengadaan sarana prasarana, kegiatan pendukun, dan lain-lain) untuk mendukung pelaksanaan rencana kurikulum operasional sekolah yang sudah disusun.
  5. Menyusun RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) berdasar analisis kebutuhan program.
  6. Menyusun rencana serta instrumen Evaluasi, Pendampingan dan Pengembangan dengan melihat berbagai sisi (guru, tenaga kependidikan, pelajar, orang tua dan komite sekolah).
  7. Melaksanakan kurikulum operasional sekolah dengan evaluasi harian, 1 bulanan, 1 semester dan 1 tahun.
  8. Melaksanakan program perbaikan berdasar prioritas 1 bulanan, 1 semester dan 1 tahun.
  9. Menyusun rencana kurikulum operasional sekolah berdasar hasil evaluasi dengan melibatkan unsur dinas pendidikan setempat, pakar, perwakilan DUDI (Dunia usaha dan dunia industri) dan komite sekolah.